levelling

Levelling  LPJK tingkat Provinsi yang ke-7

Kep. Bad. Pemb. Konstruksi Bambang Goeritno membuka Levelling  LPJK tingkat Provinsi yang ke-7 di tahun 2012 hari ini Senin (09 april) di Yogyakarta. Levelling kali ini diikuti oleh pengurus dari beberapa Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Daerah (LPJKD) yang baru-baru ini dikukuhkan oleh Gubernur masing-masing daerah, yaitu LPJKD Provinsi Kalimantan Timur, DKI Jakarta, Sumatera Selatan, Sulawesi Selatan, dan Maluku Utara.

Dengan demikian, menurut Kepala BP Konstruksi, dari 33 Provinsi di Indonesia sudah 29 Provinsi yang telah dikukuhkan pengurus LPJKDnya. Diharapkan dengan semakin mantabnya posisi LPJKD yang sesuai peraturan yang berlaku ini maka makin mantab pula kinerja pengurus LPJKD untuk mendorong terciptanya iklim usaha yang sehat dan menyediakan penyedia jasa yang handal.

“Kita semua tahu jika Infrastruktur nasional itu tergantung pertumbuhan dan pembangunan di daerah, disinilah peran LPJK sangat ditunggu untuk memastikan hal tersebut tercapai”, ujar Bambang Goeritno. Apalagi dengan semakin besarnya anggaran pembangunan Infrastruktur yang mencapai 75 Triliun di tahun 2012, bukan tidak mungkin persaingan juga semakin meningkat.

Hal ini terbukti dari semakin meningkatnya jumlah Badan Usaha Asing yang mengajukan permohonan ijin Badan Usaha Asing ke Pusat Pembinaan Usaha dan Kelembagaan, dari tahun ke tahun. Ditambah lagi dengan kondisi peningkatan jumlah Badan Usaha Jasa Konstruksi Nasional yang tidak diiringi dengan peningkatan kinerja dan kualifikasi yang memadai, bisa jadi justru pelaku jasa konstruksi asing yang akan mengambil jatah ‘kue’ yang lebih besar.

Peluang Jasa Konstruksi

Peluang-peluang Jasa Konstruksi di luar negeri, seperti di Timor Leste juga harus menjadi perhatian bersama. Negara tetangga tersebut baru saja menyelesaikan tahap Pemilihan Umum dan sebentar lagi akan memacu diri untuk membangun sekaligus bergabung dalam ASEAN. Sebagai negara yang paling dekat, tentunya tidak boleh kita melewatkan kesempatan ini terutama di sektor konstruksinya.

Kondisi-kondisi yang telah disebutkan tersebut menjadikan pekerjaan tidak ringan bagi seluruh masyarakat jasa konstruksi, terutama dalam hal ini LPJK. Karena itu mulai saat ini, setelah diberikan persamaan persepsi akan kebijakan-kebijakan strategis terkait pengembangan jasa konstruksi, LPJK bersama-sama dengan Pemerintah bahu-membahu mendorong tumbuhnya iklim usaha Jasa Konstruksi yang kokoh dan menciptakan penyedia jasa yang handal dan berdaya saing.

Levelling LPJK di Yogyakarta

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Solve : *
17 × 24 =